Jumat, 09 April 2010

Maukah Engkau Mengetahui apa Saja Ciri Khas Islam Itu...??

Segala puji bagi Allah, kami memuji dan memohon pertolongan serta ampunan kepada-Nya. Kami berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa kami dan keburukan amal perbuatan kami. Barangsiapa yang diberi Petunjuk oleh Allah, maka tidak seorangpun yang dapat menyesatkannya, dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka tidak ada seorangpun yang dapat memberinya petunjuk
Aku Bersaksi bahwa tiada Ilah kecuali Allah yang tiada sekutu bagi-Nya, dan Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya. Shalawat serta salam, semoga senantiasa tercurah padanya, keluarga, sahabat, dan para pengikutnya hingga hari kiamat kelak.


Rasulullah Bersabda,

“Tidaklah Sekelompok manusia berkumpul di salah satu Rumah-Rumah Allah (Masjid), mereka membaca Al-Qur’an, dan saling mempelajarinya, melainkan akan turun kepada Mereka Ketenangan, Rahmat Allah akan meliputi mereka, malaikat akan mengelilingi majelis mereka, serta Allah akan memuji mereka dikalangan Malaikat yang ada disisi-Nya”
(HR. Muslim)


Rasulullah juga Bersabda mengenai keutamaan para Penuntut Ilmu (Agama),

“Barangsiapa yang melangkahkan kakinya dalam rangka mempelajari Ilmu Agama, Maka Allah akan Mudahkan Jalannya menuju Surga”

Saudara,Saudariku Tercinta…
Membahas tentang Islam, sebuah hal yang tidak bisa dipisahkan adalah kita membahas tentang Ciri khas Islam, Keindahan Islam, serta Keistimewaan Islam. Tetapi perlu kalian ketahui, akhi,ukhti, membahas tentang Ciri khas Islam ini memiliki beberapa Manfaat,

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di Rahimahullahu ta’ala (salah seorang ulama Tafsir Abad ini) menyebutkan dalam kitabnya menyebutkan beberapa Manfaatnya, diantaranya,

1.Pembahasan ini merupakan Pembahasan yang amat Mulia serta sebaik-baik Amal Shaleh, karena kita mempelajari Agama yang telah diridhai oleh Allah.

2.Salah Satu bentuk Syukur kita kepada Allah dan juga mengenal nikmat Allah yang paling Besar, yaitu Nikmat Islam, Nikmat hidup di bawah Naungan Satu-satunya Agama yang diridhai oleh Allah di sisi-Nya, yaitu Al-Islam.oleh karena itu, kita Harus Berbangga diri dengan Agama kita ini, Agama Islam.

Ibnu Qudamah rahimahullah menyebutkan dalam kitabnya, Mukhtasar Minhajil Qashidin bahwa Bersyukur itu ada tiga macam:

-. Bersyukur dengan Hati
-. Mengucapkan dengan Lisan.
-. Menggunakan Nikmat tersebut sesuai tuntunan dan perintah.

3.Semakin mengokohkan keimanan kita kepada Allah.


Syaikh Abdurrozzaq bin Abdul Muhsin Al-Abbad Alu Badr Hafidzhahullah berkata,
“ Mempelajari Ilmu Agama merupakan salah satu pintu yang membukakan untuk bertambahnya keimanan kita kepada Allah”

4.sebagai Washilah / Sarana untuk seorang Muslim mendakwahkan Islam yang sebenarnya (yaitu Islam yg ada di dalam Al-Qur’an dan Hadits Rasulullah) kepada kaum Kafir.
Jika ingin mengenal Islam, bukanlah dari perilaku Kaum Muslimin, akan tetapi patokan kebenaran islam adalah Al-Qur’an dan Sunnah berdasarkan pemahaman para Sahabat. Itulah Islam yang sebenarnya.

Setelah kita mengetahui Manfaat atau Faedah mempelajari tentang Seluk-beluk Islam ini, maka, Apa saja Ciri-Ciri Khas Islam itu Sendiri…??

CIRI KHAS ISLAM

1.Islam adalah Agama TAUHID.

Yang dimaksud At-Tauhid disini adalah Ifradullah bil Ibadah ( Meng-Esa-kan Allah dlm Beribadah)

** “artinya: Padahal mereka hanya Diperintahkan untuk Mengikhlaskan Menyembah kepada Allah semata…..”
(QS. Al-Bayyinah : 5)

** “artinya: Katakanlah, Sesungguhnya Shalatku, Ibadahku, hidupku, dan Matiku hanya untuk Allah, Tuhan seluruh alam”
(QS. Al-An’am : 162

Inilah Islam yang Hakiki, Islam yang selalu mengajak Manusia secara Umum kepada At-Tauhid (mengEsakan Allah), tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu Apapun, menyerahkan seluruh Hidup dan Mati hanya kepada Allah Subhanahu wa ta’ala

** “artinya: Wahai manusia! Sembahlah Rabbmu yang telah menciptakan kamu dan orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa”
(QS. Al-Baqarah : 21)

Ayat ini merupakan ayat pertama dalam Al-Qur’an yang berisi perintah untuk Menyembah hanya kepada Allah semata.

** “artinya : Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun”
(QS. An-Nisa’: 36)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah menjelaskan di kitab Al-ubudiyyah

Definisi ibadah adalah Suatu Nama yang mencakup hal-hal yang dicintai oleh Allah baik berupa perkataan atau perbuatan baik Amalan Lahir maupun Batin.

Sedangkan Arti Islam sendiri,
menurut Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab dalam kitab Al-Ushul Ats-tsalatsah,

Islam Adalah, Menyerahkan diri kepada Allah, Tunduk dan Patuh kepada Perintah-Nya, serta Berlepas diri dari Kesyirikan dan para pelakunya


Inilah Islam… Islam adalah Agama yang dibangun diatas Tauhid.

Contoh Ibadah:

A.Do’a

**. “….Aku Kabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila dia berdo’a Kepada-Ku….”
(QS. Al-Baqarah : 186)

B.Berkurban

**.“maka laksanakanlah Shalat karena Tuhanmu, dan Berkurbanlah..”
(QS. Al-kautsar : 2)

C.Meminta Pertolongan dikala Susah (Istighasah)

**. “(ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu…”
(QS. Al-Anfal : 9)

** namun yang perlu diperhatikan disini adalah cara melakukan Istighasah itu sendiri. Istighasah bukan dengan bersama-sam berkumpul di lapangan lalu berdo’a bersama.. bukan seperti itu. Karena yg demikian itu tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah dan para sahabat.

Inilah Islam… Islam selalu menggembleng seorang Muslim ataupun Muslimah untuk selalu Mengokohkan Tauhidnya.

Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam pada saat menasihati Ibnu Abbas yg waktu itu masih kecil, Rasulullah mengatakan:

“Jagalah Allah, Allah akan Menjagamu! Jagalah Allah maka Allah akan ada dihadapanmu! Apabila engkau memohon, Mohonlah kepada Allah! Dan apabila Engkau meminta pertolongan, Mintalah hanya Kepada Allah semata..”

Dari sini kita dapat memahami, Bahwa Dakwah Tauhid adalah sesuatu yang Urgen, sesuatu yang Penting, sesuatu yang harus didakwahkan sebelum membahas (berdakwah) Masalah Fiqih, sebelum Membahas Masalah Politik, Sebelum membahas Masalah Jihad.. Lihatlah Rasul ketika menasihati seorang sahabat yg masih kecil saat itu, langsung dengan Dakwah Tauhid,,tidak Pantas kita, yang mengaku sebagai Umat Muhammad Shallallahu alaihi wasallam untuk berpaling atau mengesampingkan Dakwah Tauhid dalam berdakwah..

**Tauhid adalah tujuan diciptakannya manusia di muka bumi ini,


Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:
“Dan tidaklah Aku Ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk Beribadah (semata-mata) kepada-Ku..”
(QS. Ad-Dzariat : 56)

** Tauhid adalah tujuan utama Allah mengutus Nabi dan Rasul kepada Manusia.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:
“Dan sungguh, kami telah mengutus rasul untuk setiap umat untuk menyeru “Sembahlah Allah dan Jauhilah Thaghut”….”
(QS. An-Nahl : 36)

** Tauhid adalah Inti Dakwah para Nabi dan Rasul.


Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:
“Sungguh, Kami benar-benar telah mengutus Nuh kepada Kaumnya, lalu dia berkata,”Wahai Kaumku! Sembahlah Allah dan Tidak ada Sesembahan bagimu selain Dia…”
(QS. Al-A’raf : 59)

“Dan kepada Kaum ‘Ad (kami utus) Hud, saudara mereka. Dia berkata,”Wahai kaumku, Sembahlah Allah! Dan Tidak ada Sesembahan bagimu selain Dia…”
(QS. Al-A’raf : 65)

“Dan kepada Kaum Tsamud (kami utus) saudara mereka Shalih. Dia berkata,”Wahai kaumku, Sembahlah Allah! Dan Tidak ada Sesembahan (yang Haq) bagimu selain Dia…”
(QS. Al-A’raf : 73)

“Wahai kedua penghuni penjara! Manakah yang baik, tuhan-tuhan yang bermacam-macam itu ataukah Allah yang Mahaesa, Mahaperkasa? Apa yang kamu sembah selain Dia, hanyalah nama-nama yang kamu buat-buat, baik oleh kamu maupun oleh nenek moyangmu. Allah tidak menurunkan sesuatu keterangan pun tentang hal itu. Tidak ada Hukum kecuali Hukum Allah**. Dia telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia, Inilah Agama yang Lurus…”
(Qs. Yusuf : 39-40)

** maksud “Hukum Allah” disini adalah tidak ada penyembahan yg Haq kecuali kepada Allah.

Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah berkata:

“Perumpamaan orang yang bijak dalam berdakwah itu, Fokus Dakwahnya adalah Mengokohkan pondasi dalam Bangunan Agamanya.. sedangkan Orang yg Jahil (bodoh), mereka membangun Bangunan yang sangat tinggi tanpa terlebih dahulu untuk memenguatkan Pondasinya, yang pada Akhirnya runtuh mengenai kepalanya”

KEUTAMAAN TAUHID

a.Salah satu penyebab diampuninya Dosa

b.Tauhid adalah Jalan satu-satunya mendapat kesenangan di dunia dan kemuliaan di Akhirat serta mendapat Petunjuk dari Allah.

c.Allah akan menjadikan kita Khalifah di muka Bumi ini.(QS. An-Nur : 55)



2.Islam adalah Agama yang Sempurna


“…. Pada hari ini telah Aku sempurnakan Agamamu, dan telah Aku cukupkan Nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku Ridhai Islam sebagai Agamamu…..”
(QS. Al-Ma’idah : 3)

** Imam Ibnu Katsir berkata “ayat ini merupakan Nikmat Allah yang terbesar bagi ummat ini,yang mana Allah telah menyempurnakan Agama Islam bagi mereka, maka mereka (umat Islam) tidak membutuhkan Nabi, Agama lain. Oleh karena itu Allah mengutus Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam kepada Jin dan Manusia. Tidak ada yang Halal kecuali yang telah Dihalalkan oleh Rasulullah, dan tidak ada yg Haram kecuali yg telah Diharamkan oleh Rasulullah. Maka, apa-apa yg tidak menjadi agama pada saat itu, hingga kapanpun tidak akan pernah menjadi Agama.

Alangkah mulianya Islam… karena Islam juga Menjaga atas 5 hal:


1).Islam Menjaga Agama ini atas segala bentuk penyimpangan.

2).Islam Menjaga Jiwa Manusia

3).Islam Menjaga Kehormatan Manusia, khususnya Wanita Muslimah (QS. An-Nur : 4)

4).Islam menjaga Nasab Keturunan Manusia ( An-Nur : 2)

5).Islam menjaga Harta Manusia.

Ittabi'u wa laTabtadi'u (Ikutilah Rasulullah dan Jangan membuat perkara-perkara yang baru dalam Agama ini)
3.Islam adalah Agama Pertengahan.

“Dan demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) “umat pertengahan…”
(QS. Al-Baqarah : 143)

sebagai contoh Islam adalah agama pertengahan adalah Masalah Nabi.
Di agama Nashrani, mereka terlalu “Ekstrim” dalam mengkultuskan Nabi Isa alaihissalam. Sampai mereka mengatakan Isa itu adalah Tuhan dari tuhan yang tiga.. Tapi di dalam Islam, kita berada pada pertengahan, kita mengakui bahwa Nabi Muhammad adalah Rasulullah (Rasul Allah), namun Rasulullah adalah seorang manusia biasa, bukan Tuhan.. Allah berfirman :

“Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang telah menerima wahyu….”
(QS. Al-Kahfi : 110)

Seorang Rasul di utus kepada kaumnya adalah untuk dita’ati, bukan untuk diperTuhankan..!! inilah sikap pertengahan Kaum Muslimin..


Demikian pula Islam Pertengahan antara Kaum Yahudi dan Nashrani dalam masalah Fiqh (thoharoh). Orang yahudi, ketika isteri mereka sedang haid, mereka tidak mau duduk bersama atau makan bersama-sama dengan isteri-isteri mereka. Adapun orang Nashrani, mereka berlebihan dengan Isteri mereka, dengan tetap (maaf) menggaulinya, meskipun isteri mereka sedang Haid. Adapun Islam memerintahkan untuk tidak menyetubuhi Isteri-Isterinya ketika Haid, namun masih tetap membolehkan untuk duduk-duduk, mengobrol, atau makan bersama.

Inilah Islam, Islam tidak “Ekstrim” juga tidak “meremehkan” tentang ajaran agama khususnya masalah Fiqh. Namun Pertengahan Islam haruslah dengan dalil, bukan pertengahan sesuai akal, perasaan atau hawa nafsu.

Orang Yahudi secara Ilmu, mereka mengetahui tapi “Tidak Mau” mengamalkan. Sedangkan Orang Nashrani, mereka bersemangat untuk mengamalkan, tapi “Tidak Berilmu”... tapi Islam, mengajarkan Untuk Mengamalkan sesuatu dengan Ilmu, artinya, melandasi setiap perkara Agama yang harus diamalkan dengan adanya Ilmu terlebih dahulu.. hal ini (memiliki Ilmu) dapat terwujud bila, seorag Mukmin bersemangat untuk mencarinya..

“Barangsiapa yang dikehendaki Allah suatu kebaikan, Maka Allah akan memberi Kepahaman dalam (ilmu) agamanya”
(HR. Muslim)


4.Islam adalah Agama Kasih Sayang


Allah berfirman :
“dan kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam”
(QS. Al-Anbiya’ : 107)

Islam mengajarkan kita untuk saling mengasihi antara seorang Mukmin dengan Mukmin lainnya.

“Barangsiapa yg tidak mengasihi Manusia, maka Allah tidak akan mengasihinya”
(Muttafaq alaih)

Ini sekaligus menjadi bantahan yang “telak” bagi para Teroris yang mengatasnamakan terror dengan bom bunuh diri dengan sebutan “ajaran Islam”.. Bagaimanakah mereka bisa menyebut “terror” dengan ajaran Islam, padahal mereka berkiblat atau mengambil Ilmu dari seorang Ahli Ekonomi (Osama Bin Laden), bukan seorang Ahli Ilmu?? Itu yang semestinya dipahami Rakyat untuk tidak mudah mengidentikkan “terror” dengan Islam.


Islam juga menyuruh kita untuk berbuat adil dengan siapa saja, meskipun kepada kaum kafir,

“Sesungguhnya Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu dalam urusan Agama dan tidak mengusir kamu dari kampung halamanmu. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku Adil”
(QS. Al-Mumtahanah : 8)

**namun yang perlu dipahami disini adalah kita boleh berlaku adil dan berbuat baik kepada kaum kafir, asalkan masih sesuai batasan-batasan Islam agar kita tidak sampai “menggadaikan” aqidah kita dengan berdalih dengan “keadilan”..

5.Islam adalah Agama yang Mudah


Allah berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan Shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu Junub maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayyamumlah dengan debu yang suci. Allah tidak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnaan Nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur”
(QS. Al-Ma’idah : 6)

Subhanallah… Sungguh Indah dan Mudah Islam itu saudara, Saudariku….
Islam tidak menghendaki kesulitan Bagimu, namun Islam ingin Memuliakanmu…
Sungguh “aneh” (semoga dia mendapatkan Hidayah oleh Allah) jika ada seorang Muslim yang mengatakan dengan terang-terangan jika ajaran Islam itu sudah usang dan tidak relevan lagi untuk menyelesaikan Masalah yang timbul pada masa Sekarang,, “itu kan zaman dahulu…”, Masya Allah… kesempurnaan Islam itu hingga berakhirnya alam semesta ini saudar, Saudariku.. Masuklah Islam secara keseluruhan jika kau ingin Mengenalnya lebih Jauh akan kesempurnaannya…!!


Islam itu Mudah..namun jangan dimudah-mudahkan.. “Mudah”nya Islam haruslah disertai dalil, bukan dengan Hawa Nafsu kita..


Semoga melalui catatan “singkat” ini, kita semakin dapat mengenal tentang Islam yang “Sebenarnya”..
Dan Semoga Allah semakin memberi kepahaman kepada kita tentang Agama yang Sempurna ini, Dienul Islam.
Semoga Allah mewafatkan kita semua di atas Islam dan di atas Sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar